Selasa, 13 Mei 2014

Jangan permalukan yang sudah besar

Assalamualaikum wr wb..

Beberapa waktu yang lalu saya bersama Abi sepakat untuk mendatangi gerai busana muslim ternama yang sudah beberapa kali kami datangi. Rabbani, ya secara nama, mereka sudah brand dan punya banyak cabang. Bahkan saya sebagai konsumen cukup puas dengan produknya, sehingga sejak masih kuliah dulu saya sering mendatanginya di cabang Malang. Tidak berbeda dengan cabang Jember. Memang pada waktu itu syaa beniat untuk mencari Jilbab dengan size extra large untuk saya pakai sehari-hari. Tidak terlepas dari itu, saya juga mencari warna-warna gelap supaya tidak mencolok kalau-kalau terkena noda ketika memasak. Karena muka saya yang semakin membulat, saya juga harus mempertimbangkan bentuk jilbab agar pas dan nyaman ketika saya pakai.
Ditemani Abi, agak lama juga saya mencari jenis jilbab yang sesuai dengan kriteria saya tersebut. Tak lupa juga saya bertanya pada mbak2 yang sedari tadi menmani saya memilah jilbab.
"semua yang ada di sini, ya yang dipajang sesuai contoh ini mbak..."tuturnya lembut.

Dengan setengah hati saya mengambil dua jilbab yang sebenarnya kurang sesuai dengan kriteria saya. Kasihan juga si Abi yang sudah lama menunggu dan saya tidak ingin pulang dengan tangan kosong. Ketika sedang membayar di kasir, terdengan suara gaduh yang membuat saya menoleh ke arahnya. Betapa kagetnya saya setelah menemukan mbak2 yang tadi sudah berganti jilbab, dan parahnya lagi jilbab itu sangat pas dengan kriteria yang saya inginkan. 
"ayo ayo foto, ini jilbab terbaru loh, baru datang tadi pagi!!!"teriaknya
Sontak saya hanya bisa melongo dan bingung. Bagaimana tadi dia bilang tidak ada yang lain selain pada pajangan, sedangkan sekarang dia memakai jilbab terbaru yang sudah datang tadi pagi dan belum dipajang??? pake selfie lagi. Tuh jilbab udah g original duonk ke tangan konsumen. Kalo saat itu saya sedang tidak bersama Abi, pengen rasanya saya tegur langsung tuh karyawan. Saya jadi berfikir, mungkin saja mbaknya tidak menunjukkan barangnya kepada konsumen agar dia bisa ber-selfie dulu untuk update pp kali ya..duh tolong deh mbak ya jangan gitu lagi, inget loh gerai yang mbak jaga itu bukan gerai kecil2an, dia punya pelayanan konsumen, dan saya pun tidak segan untuk melaporkan hal ini pada mereka. hihihih..serem banget sih yak saya..yaudah muuph ya..

Wassalamualaikum wr wb..

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar