Senin, 05 Maret 2012

Benci Sahabat!!



Sahabat..
Sampai detik ini pun aku belum  bisa memahami, sepenting apa sahabat dalam hidup kita.
Apakah benar dia berani mengorbankan nyawanya demi kita, sehabatnya???
Karena jika aku ditanya, “ya” aku akan berani mengorbankannya.
Namun terkadang aku berfikir dengan sia-sia aku mempunyai sahabat, karena PERCUMA!!!! Dia tidak bisa berbuat seperti apa yang ku perbutat. EGOIS!!! Memang
.
Karena aku lelah berbuat baik, aku lelah menjadi tongkat untuk orang lain,
Namun ketika aku membutuhkan tongkat, kenapa mereka menjadi mendung yang bisa membuat hujan dalam pelupuk mataku.
Aku marah, aku geram, aku letih!!!!
Aku benci kata SAHABAT!!
Itulah sebabnya aku tidak pernah mempunyai satu sahabat yang terlalu special untukku,
Setidaknya untuk waktu yang lama.
Setiap periode, aku berganti teman belajar, bermain, sekaligus teman berbagi cerita
Hal itu ku lakukan, semata-mata karena aku membenci perpisahan dan PERSAHABATAN!!!

Entahlah, sampai ada seseorang yang bisa menjadi sahabatku,
Sahabat yang terlalu setia untukku,
Seseorang yang bisa membuatku berfikir tak mau hidup lagi  jika aku sampai berpisah dengannya
Seseorang yang kuharap bisa menjadi sahabat berbagi energi baik fisik maupun biologis
Seseorang yang darinya nanti akan bisa mewujudkan semua cita-citaku
Dan aku benar-benar yakin akan semua janjinya
Seseorang yang ikhlas mengorbankan hidupnya untukku
Dan hal itu semakin membuatku tidak mau bersahabat!!!
Aku mau memilikinya lebih dari sekedar sahabat,
Dia tidak boleh dimiliki orang lain
Tidak meninggalkanku dengan orang lain..karena sahabat, suatu saat ia akan meninggalkanku untuk bersama orang lain
Aku benci SAHABAT!!!!

Jombang, 10:59
Rindu Malang

7 komentar:

  1. Wuih postingane Umi rek,,kelihatan jahat banget hehe,,sahabat = Seseorang yang Hebat,,bukan seseorang yang menanamkan kebencian,,

    BalasHapus
    Balasan
    1. orang yang hebat???sahabat perlahan mendekati dan mengambil semua milik kita tanpa tersisa..

      Hapus
  2. ooh ini toh umi nya om sop,, salam kenal yaa umi :D

    BalasHapus
  3. jika demikian, betapa penting sahabat itu....
    duh, semoga diri ini bisa menjadi sahabat yang baik bagi sahabat-sahabatku....

    BalasHapus
  4. pintar pintarlahh dalam memilih sahabat!!!!

    BalasHapus
  5. betul banget tuh, terkadang ane juga belum yakin dengan kata2 SAHABAT... Kadang dia lupa dengan ane, kadang dia lebih asyik dgn yg lain dan aku jadi di abaikan... Huuffhhtt

    BalasHapus
  6. di zaman sekarang sudah ga ada yg namanya sahabat n kita ga boleh taruh kepercayaan 100% kepada siapapun termasuk sahabat, karena mereka hanya org luar yang juga punya kepentingan tersendiri kepada kita makanya mereka bersahabat dengan kita, begitu juga dengan diri kita yang juga mempunyai kepentingan tersendiri kepada mereka.

    BalasHapus